Cerita Humor Lucu

Kumpulan cerita humor dan cerita lucu

Ane nih bingung yakk sama anak muda jaman sekarang,,, saking pinternya,,buat puisi aja pake muter-muter segala,, nih contohnye:

1. aku terjatuh dan tak sanggup untuk berdiri lagi yaelaaaa,,,bilang aja sih kena sakit STROKE,,,gitu aja ko repot.

2. aku tenggelam dalam lautan luka dalam makanya belajar renang,,, biar ga KELELEP terus dibikin puitis gitu.

3. aku tersesat,,tak tau arah kemana yang pantas untukku melangkahkan kaki kalo butuh bantuan dora,,bilang aja,,biar ga NYASAR.

4. aku tanpamu,,bagaikan butiran debu tak berarti kayaknya nih orang butuh tetes mata deh biar ga KELILIPAN,,tuhh di apotik banyak.

wkwkwkwkkw ada lagi ga,puisi yang LEBIH muter dari yg dah ane jabarin..?? :v

1. Curang
Bu Guru: “Oke, siapa yang bisa jawab boleh pulang.”  *murid lempar tas ke jendela*
Bu Guru: “Siapa yang lempar tadi?!”
Murid: “Saya bu! Horee bisa pulang!”

2. Merokok
Budi: “Jo, lu kok ngerokok mulu!”
Johan: “Emang kenapa?”
Budi: “Ga takut mati apa!?”
Johan: “Tenang, gue bawa korek! kalo mati, gue nyalain lagi!”

3. Ajaran Ortu
Bu Guru: “Usro, setelah 7 berapa?”
Usro: “8, 9, 10, Bu”
Bu Guru: “Bagus! Siapa yang ajarin?”
Usro: “Bapak aku Bu!”
Bu Guru: “Terus, setelah 10 apa?”
Usro: “Jack, Queen, King, Bu!”

4. Dukungan Keluarga
Bapak: “Usro, kalo UAN ini kamu gagal lagi ga usah kenal sama
Bapak!” *Setelah UAN*
Bapak: “Usro, gimana UAN kamu?”
Usro: “Maaf, bapak siapa ya?”

Di suatu desa hiduplah seorang ibu dan putrinya yang bernama Ratna. Alkisah. … “Pada suatu hari si ibu sedang sakit dan ingin minum air kelapa muda.. Maka disuruhlah putrinya Ratna, untuk memanjat pohon kelapa dibelakang rumahnya. Ratna pun bergegas pergi menunaikan tugas dari ibunya.

Saat sedang memanjat, anehnya banyak pemuda kampung yang mondar mandir lewat bawah pohon tersebut sambil sesekali melihat keatas pohon kelapa yang dipanjat oleh Ratna. Ratna pun terheran – heran kenapa banyak pemuda yang mondar mandir dibawah pohon kelapa tersebut..

Setelah selesai memanjat ia pun bertanya pada Emaknya.
Ratna : “Mak waktu Ratna memanjat pohon kelapa kok banyak pemuda yang lewat terus sih??”
Emak : “Mungkin mereka heran karena Ratna cewek bisa manjat pohon..”

Ratna : “Ooooohh begitu ya Mak.. Tapi kok Emak kemarin manjat pohon gak ada yang lewat ???”
Emak : “”Heeeemm Dasar,?

Ratna : “Kenapa Mak..?
Emak : “Mungkin karena mereka ingin melihat celana dalam dibalik Rok Ratna .. Celana barumu itu kan mahal .. ”

Ratna : “Haha muka kampungan mereka gagal Mak?
Emak : ” kok bisa ?

Ratna : “Iya, karena waktu manjat pohonnya, Ratna gak pake Celana..!!!”
Emak :”Haaa….???” Bego terus loe tadi cuma pake Rok Aja..

Ratna :”Iya..
Emak :”*makan celana dalam*
Bruakakakakakakak..

Suatu hari seorang ayah sedang membetuli tempat duduk dari kayu di halaman rumahnya..karena kehabisan paku ayahnya menyuruh anaknya membeli paku diujung gang rumahnya.
Ayah : mimin..beliin ayah paku ukuran 3inc ditoko ujung gang sana..nih uangnya 5rbu
Mimin : iii iiyah yah..

Sesampai ditoko bangunan.
Penjual : halloo dek..ada yg bs dibantu ??
Mimin : iya ni bg..ma̲̅υ̲̣ beli paku

Penjual : ohya..ukurannya berapa dek??
Mimin : 3inc saja bang

Penjual : ma̲̅υ̲̣ beli berapa??
Mimin : 5rebu saja bang

Penjual : oh iya ma̲̅υ̲̣ dibungkus dek?? #dengan nada kesal mimin menjawab
Mimin : Tidak bang, Makan sini !!! Grr…

Penjual : #*?!+@z#”x/

Jauh di pegunungan terlihat kebun jeruk pak madi. Kebetulan kebunnya berdekatan dgn pemakaman warga setempat.

Tapi yg jelas kebun jeruk pak madi mempunyai kwalitas buah yg begitu patut di acungkan jempol.
Jauh di semak belukar dua remaja jaka dan usup sedang menuju ke kebun pak madi. Mereka berniat ingin mencuri di kebun pak madi. Sesampai di kebun mereka begitu sigap memetik buah jeruk. Ya jelas karna mereka pencuri kebun jeruk handal.

Setelah merasa cukup dgn hasil curiannya merekapun bergegas mencari tempat sembunyi untuk berbagi hasil.

Dan masuklah kedua pemuda tsb ke dalam pemakaman, di pintu pagar jatuhlah dua buah jeruk. Saking bergegasnya merekapun meninggalkan dua buah jeruk tsb. Sesampai di dalam pemakaman mereka mulai berbagi.

satu buatku, satu buatmu.
Satu buatku, satu buatmu.

Begitu seterusnya. Hingga ada pak gani yang kebetulan lewat di pemakaman dan mendengar suara orang berbagi di dalam pemakan tersebut.

Satu buatku, satu buatmu.
Satu buatku, satu buatmu,

pak gani bingung. Takut, bercampur penasaran.
Pak ganipun lalu bergegas memanggil pak kiyai.
Sesampai pak kiyai dan pak gani di pemakaman suara tadipun terdengar kembali.

Satu buatku, satu buatmu.
Satu buatku, satu buatmu.

Pak kiyai dan pak ganipun bingung dan takut.
Pak gani: pak kiyai mungkinkah itu malaikat dan seytan yg berbagi arwah manusia.
Pak kiyai: saya juga tidak tau.

Suara tadi masih terdengar.

Satu buatku, satu buatmu.
Satu buatku, satu buatmu.

Dan akhirnya usup dan jaka selesai berbagi hasil.
Usup: sudah selesai, di luar pagar masih ada dua, buat aku atau buat kamu?

Pak kiyai dan pak gani yg mendengarpun langsung terkejut dan takut…

OOWWWWWAAAAA…..
Dan langsung lari kocar kacir… Sampai pak kiyai pun ngompol di sarung…

Wkwkwk…waaaa :v

Seorang perampok telah mengatur janji untuk bertemu dengan bos preman. Tapi ia terlambat 2 jam dari waktu yang telah disepakati, sehingga bos preman marah besar kepadanya.
“Kemana kamu pergi?” hardik bos preman, “Sudah 2 jam saya menunggu.”
“Saya mengaku salah,” kata perampok, “Masalahnya lift yang saya tumpangi rusak. Dan tahukah Bos, selama lift diperbaiki saya terpaksa berdiri selama 2 jam.”

Bos preman meninju meja dengan marahnya.
“Tolol …!” teriaknya, “Jadi artinya, kamu berdiri menunggu lift itu diperbaiki selama 2 jam?”
“Betul, Boss…”
“Tolol dan bego!!” teriak bos preman dengan lebih keras, “Mengapa kamu tidak duduk saja?”

Wakakakka :v

Rara : “Pa, kepalaku sering pusing dan dadaku berdebar-debar, juga sering mual.”
Simon : “Kalau begitu kita ke dokter saja ya?”
Kemudian mereka pergi ke dokter spesialis penyakit dalam. Simon menunggu di luar ketika Rara diperiksa dokter.

Tidak lama kemudian Rara keluar dari ruang periksa. Dengan cemas Simon bertanya kepada Rara:
Simon : “Sakit apa, Ma? Apa kata dokter?”
Rara : “Menurut dokter aku tidak ada penyakit apa-apa pa, hanya sedikit stres saja. Dia menyarankan kita untuk liburan dulu, seperti ke Bangkok, Singapura, Malaysia, supaya bisa rileks gitu lho, Pa! Enaknya kita pergi ke mana ya?”

Simon terdiam sejenak, kemudian ia berkata, “Sebaiknya kita pergi ke dokter lain saja, Ma!”
Rara, ah papa……..(makan ban pesawat)

hahhahahah :v

1. KONSERVATIF: Amm.. memakan tahu, kemudian baru menggigit cabe.

2. PROGRESIF: Menggigit dahulu cabe, baru kemudian menggigit tahu.

3. SPEKULATIF: Nemu cabe, terus dikunyah, kali aja bakal nemu tahu.

4. IMAJINATIF: Belum juga makan tahu sama cabenya, udah merasa kepedesan.

5. OPTIMIS: Merasa yakin bakal ada yang memberi tahu suatu saat nanti, makanya sudah mendahulukan mengunyah cabe.

6. NEKAD: Memakan cabe 20 biji tanpa memakan tahu.

7. ITUNGAN: Sebelum memakan tahu, menghitung dahulu jumlah tahu harus 2 kali lipat jumlah cabe.

8. DRAMATIS: Setelah makan tahu dengan cabe yang kebanyakan, terus berlinangan air mata sambil berjalan ngesot ke kulkas nyari air minum.

9. SOMBONG: Sebelum memakan tahu, ngomong ke orang- orang : “Lihat nih.. gue mau makan tahu sama cabe..! Lihat nih !!!”

10. KAPITALIS: Nemu cabe, langsung ditanam, siapa tahu setelah tumbuh dan berbuah, bisa dijual yang hasilnya buat beli tahu.

11. KRITIS: Sebelum makan tahu, suka bertanya : ” Kenapa kalo makan tahu harus dengan cabe? Kenapa tidak dengan balsem saja? kan sama-sama panasnya???”

 

 

Di sebuah kamar Rumah sakit terbaring seorang pria yg sedang sekarat dan sedang di temanin sang istri:

Suami : Sayang, aku mau mengaku dosa sblm aku meninggal
Istri : Ahh..mas jgn bicara spt itu.

Suami : sungguh sayangku… aku merasa ajalku akan segera tiba, dan aku blm pernah mengaku dosa.
Istri : memang apa dosa mu sehingga kamu begitu gelisah..?

Suami : Tapi kamu jgn marah yah sayang…
Istri : Janji..aku ga akan marah.. kata sang istri menenangkan suaminya.

Suami : 1 thn lalu.. waktu kamu di Rumah sakit, aku meniduri dgn Kakak mu.
Istri : iya aku tahu mas… kamu sdh aku maafkan…

Suami : kau sungguh baik istri ku. Lalu 6 bulan lalu… aku meniduri adikmu.
Istri : iya aku tahu mas… kamu sdh aku maafkan…

Suami : Trus bbrp hari lalu… aku juga meniduri adikmu yg baru masuk sma…dan juga….(pembicaraan dipotong…sang istri)
Istri : Cukup mas… aku juga punya salah sama Mas dan saya mau ngaku dosa juga…

Suami : ah istriku..engkau- terlalu baik dan tidak ada dosa tehadap ku…tapi ya sudah..apa dosamu sayang ku…??
Istri : Tadi pagi kopi mu aku kasih racun mas..

Suami : Uhukkk *langsung mati*.

Ini terjadi waktu saya masih duduk di kelas dua SMU.Pada hari senin, guru ekonomi mengadakan ulangan mendadak. Seperti biasa semua buku harus dimasukan kedalam tas dan taruh di laci.

Pada pertengahan ulangan, saya sudah mentok,gak bisa mikir ataupun ngarang-2 jawaban lagi. Saya tengok kekiri, teman saya sedang asik nyontek dari buku, lalu dengan berbisik saya minta dibagi, dia bilang tunggu yah…Setelah dia selesai nyontek, dia tuliskan contekan itu disehelai kertas kecil kemudian direcek seperti sampah lalu dia melemparkan kearah saya.

Namun sangat disayangkan lemparannya kurang kuat jadi gak sampai dibangku saya, saya harus berusaha jongkok untuk mengambil kertas tsb.Tapi karena saya sambil miring-2, kemudian miring lagi akhir saya terjatuh beserta bangku saya “GUBRAK!!!”

Kelas yg hening seketika langsung kaget kemudian tertawa terbahak2 melihat saya jatuh untuk mengambil contekan.Otomatis ketahuan sama guru ekonomi, sambil tertawa dia bilang, “kalo mau nyontek jangan sampe ketahuan satu kelas donk!!!

“Malu banget!!! :v