Cerita Humor Lucu

Kumpulan cerita humor dan cerita lucu

Browsing Posts tagged dokter

Budi anduk telah lama menganggur. Dalam kejenuhan mencari pekerjaan, akhirnya dia pun membuka sebuah klinik walaupun dia bukan dokter ataupun pernah kuliah kedokteran ataupun keperawatan. Supaya orang-orang mau berobat ke kliniknya, Budi anduk membuat sebuah iklan:
Kalau sembuh cukup bayar 100 ribu, tapi kalau tidak sembuh kami akan bayar anda 1 juta Secara tak sengaja seorang dokter pun membaca iklan yg di pasang budi tersebut. Mengetahui budi adalah Dokter gadungan. Timbulah niat jahat sang dokter tersebut untuk mencoba dan mempermalukan Budi.

Budi: Sakit apa?
Dokter: Mulut hambar, kalau makan tak terasa apa- apa.
Budi: Oh baiklah. Itu cukup diberi obat kotak 22 sebanyak 3 tetes di dalam mulut.
Dokter: Woih! Minyak rem ini, bukan obat!!!
Budi: Hah, bapak sudah bisa merasakan lagi. Silahkan bayar 100 ribu.
Dokter itu jengkel karena merasa dikerjain, selang seminggu dia datang lagi.
Budi: Sakit apa lagi?
Dokter: Saya hilang ingatan.
Budi: Baiklah, saya akan memberikan obat kotak 22 sebanyak 3 tetes dalam mulut.
Dokter: Woih! gak mau, itu minyak rem yang kemarin kan?
Budi: Wah, bapak udah bisa mengingat lagi? Udah sembuh. Tolong bayar 100 ribu.
Dokter tersebut makin jengkel karena merasa dikerjain lagi.
Seminggu kemudian dia datang lagi berniat balas dendam. Kali ini mau pura-pura sakit yang parah biar dokter gadungan itu tidak mampu menyembuhkan.
Budi: Sakit apa lagi, Pak?
Dokter: Mata saya rabun tidak bisa melihat apa-apa dengan jelas.
Budi: Maaflah, Pak, Kalo sakit seperti itu saya tidak bisa menyembuhkan. Nih silahkan ambil 1 juta(sambil menyerahkan selembar uang dua ribu rupiah)
Dokter: Woih! Ini cuma dua ribu niiiih!
Budi: Wah, bapak sudah bisa melihat dengan jelas? Berarti udah sembuh. Silahkan bayar 100 ribu.

Naryo pergi ke dokter mengeluh tentang istrinya yang sudah hilang pendengaran.

Dokter : “Seberapa burukkah pendengarannya?”
Naryo : “Entahlah, Dok. Yang jelas saya mesti harus berteriak kalau bicara dengannya”

Dokter : “Oke, cobalah anjuran saya. Berdiri sekitar 6 meter darinya, lalu katakan sesuatu. Kalau dia tak bisa mendengarmu, berdirilah lebih dekat darinya, lalu katakan yang Anda katakan tadi. Kalau dia belum juga mendengar, teruslah mendekat. Dengan begitu saya akan tahu berapa jarak maksimal pendengarannya.”
Maka, Naryo pulang ke rumah dan mendapati istrinya sedang memasak di dapur. Dari jarak 6 meter ia berteriak,
Naryo : “Makan apa kita malam ini?”

Tak ada jawaban. Lalu ia mendekat lagi, berhenti di jarak 5 meter dan menanyakan hal yang sama. Juga tak terdengar jawaban. Begitu juga pada jarak 3 meter. Akhirnya, ia berdiri di samping istrinya. “Makan apa kita malam ini?” katanya setengah berteriak.

Istrinya berbalik menghadap ke Naryo, memelototinya, dan berteriak: “Untuk keempat kalinya kubilang: AYAM GOREEEENNNGGGG !!!!!,, HUHHHH DASAAARRRR SUAMIII BUDEG LOOHH !!! NYUSAHIIN AJAAA !!” GGrrr… Ggggrrr… :@
Suami : Nelen wajan (ternyata dia sendiri yang BUDEG) :v

Seorang dokter sedang menangis tersedu- sedu didepan sebuah makam yang tanahnya masih merah. Uniknya dipusara makam terletak batu nisan berbentuk “HATI”.

Ustadz : “Sudah, ikhlaskan saja, jangan menangis…”
Doketr : “Ustadz, gimana saya tidak sedih. Bagaimana kalau saya yang mati?”

Ustadz : “Semua orang pasti mati, Dok!”
Dokter : “Begini lho, Ustadz, yang mati ini teman saya.Kami para kumpulan Dokter Spesialis sudah sepakat,siapa saja diantara kami yang mati maka akan dibuatkan batu nisan dengan gambar sesuai bidang spesialis yang kami tekuni.”

Ustadz : “Ooo… teman dokter yang mati ini apa spesialisnya?”
Dokter : “Dia spesialis HATI. Makanya batu nisan dia berbentuk hati.”

Ustadz : “Lalu apa yang membuat anda begitu khawatir?”
Dokter : “Lahh, kalau saya mati, gak bisa ngebayangin batu nisan yang akan dibuat untuk saya…”

Ustadz : “Emang dokter spesialis apa?”
Dokter : “Saya kan Dokter spesialis KELAMIN, Pak Ustadz !!”

Ustadz : “Astaghfirullah haladzim…” (sambil mikir) “tenang dok, entar dipakein celana dalam…”  wkwkwkwkwkkkkoplakk :v

Rara : “Pa, kepalaku sering pusing dan dadaku berdebar-debar, juga sering mual.”
Simon : “Kalau begitu kita ke dokter saja ya?”
Kemudian mereka pergi ke dokter spesialis penyakit dalam. Simon menunggu di luar ketika Rara diperiksa dokter.

Tidak lama kemudian Rara keluar dari ruang periksa. Dengan cemas Simon bertanya kepada Rara:
Simon : “Sakit apa, Ma? Apa kata dokter?”
Rara : “Menurut dokter aku tidak ada penyakit apa-apa pa, hanya sedikit stres saja. Dia menyarankan kita untuk liburan dulu, seperti ke Bangkok, Singapura, Malaysia, supaya bisa rileks gitu lho, Pa! Enaknya kita pergi ke mana ya?”

Simon terdiam sejenak, kemudian ia berkata, “Sebaiknya kita pergi ke dokter lain saja, Ma!”
Rara, ah papa……..(makan ban pesawat)

hahhahahah :v

Anda memberikan tumpangan untuk seorang gadis yang wajahnya jauh dari standar anda, kemudian dia pingsan di dalam mobil Anda dan Anda membawanya ke rumah sakit.
*Itu membuat Anda STRESS!

Saat di rumah sakit dokter mengatakan dia hamil & mengucapkan selamat kepada Anda “bahwa Anda akan menjadi seorang ayah”. Lalu anda mengatakan bahwa Anda bukanlah ayah si bayi, tetapi gadis itu berkata bahwa Andalah ayah si bayi.
*Anda semakin STRESS!

Kemudian Anda meminta tes DNA untuk membuktikan bahwa Anda bukan ayah si bayi, tetapi gadis itu tetap bersikeras bahwa itu Anda.
*Anda mulai sangat STRESS!

Setelah tes DNA, Dokter mengatakan bahwa Anda bukanlah ayah si bayi, karena Anda tidak bisa menjadi ayah disebabkan Anda mandul.
*Hasil itu membuat Anda sedikit lega, sekaligus bertambah STRESS!

Saat perjalanan pulang ke rumah, Anda mulai berfikir siapa ayah 3 anak dari Istri anda yang selama ini memanggil anda “Ayah”?
*ITU BARU NAMANYA STRESS!! :v

Ada seorang nenek2 pergi ke dokter dengan memegang sebelah pipi kirinya.

Nenek: dok…tolongin saya dok.. Sakitnya udah gak ketulungan lagi nih…
Dokter: tenang.. coba buka mulut nenek…

Sang nenekpun kemudian membuka mulutnya* lalu sang dokter mencabut giginya dan berkata:
Dokter: bagaimana nek..? Apa masih ada yang sakit..?
Nenek: iya dok..masih terasa sakit..

Dokter: ya udah.. Coba nenek buka mulutnya lagi ya..

Sang nenekpun menuruti perintah sang dokter* lalu gigi sang nenek di cabutnya lagi*
Dokter: bagimana sekarang nek…? Apa masih ada yang sakit..?

Dengan marah~marah sang nenek menjawabinya: “ya jelas masih dong dok…!! Yang sakit itu pipi saya…!! Kenapa dokter mencabut semua gigi saya hah…!!
Dokter: @$&%£ hehehehhh

 

Suatu hari Dokter Desi pergi makan di resto mahal, mahaaalll banget !

Pelayan: mau pesen apa mbak?
Desi: ini mbak..anu.. (duhh.. mana gak bisa bahasa inggris lagih)

Pelayan: gimana mbak?
Desi: ini gimana cara bacanya ya mbak? *nujuk gambar makanan*

Pelayan: Ooo ini namanya Fried Vegetable rolling on the flour mbak.
Desi: Oo makanan bule O_o yaudah itu pesen satu ya.. sama ini.. namanya apa ya? *nunjuk gambar*

Pelayan: itu namanya Banana and cassava slam in coconut soup, mbak..
Desi: Oo.. saya pesen itu ya mbak..

Pelayan: minumnya mbak?
Desi: yg ini mbak,, yg warna kuning *nunjuk gambar*

Pelayan: maksudnya fresh lemonade juice ya mbak?
Desi: haaiyaa itu maksud saya.. *nyengir kuda*

Pelayan: tunggu sebentar ya mbak.. *beberapa menit kemudia pesannannya datang*

Pelayan: *menghidangkan makanan*
Desi: *bencong.. eh bengon*

Pelayan: silahkan mbak..
Desi: mbak.. saya kan gak pesen ini O__o

Pelayan: *ngecek list* …. bener kok mbak… ini pesenan embak..
Desi: loohhh tapikan saya gak pesen bakwan, kolak, sama es jeruk

Pelayan: tapi tadi mbak pesennya itu.. liat ni :
1. Fried vegetable rolling on the flour –> bakwan
2. Banana and cassava slam in coconut soup –> kolak
3. Fresh lemonade juice –> es jeruk.

Desi: WOO LHA DASAR
RESTORAN KAMPUNG!! :v

Seorang “Janda” yang sudah 3 kali kawin-cerai periksa di dokter kandungan. Waktu dokter mau periksa dalam, terjadi percakapan.

Janda : “Hati-hati periksanya ya dok, saya masih ‘perawan‘ lho …!”
Dokter: “Lho? Katanya ibu sudah kawin-cerai 3 kali, mana bisa masih perawan …?”

Janda : “Gini lho dok, eks suami saya yang pertama ternyata impoten.”
Dokter: “Oh gitu, tapi suami ibu yang ke-2 gak impoten kan?”

Janda : “Betul dok, cuma dia gay, jadi saya gak diapa-apain sama dia.”
Dokter: “Lalu suami ibu yang ke-3 gak impoten dan bukan gay kan?”

Janda : “Betul dok, tapi ternyata dia itu orang ‘partai politik’….”
Dokter: “Lalu apa hubungannya dengan keperawanan ibu …?”

Janda : “Dia cuma janji-janji saja dok, ‘gak pernah direalisasikan!!!”
Dokter: “?!?!?!?!????”

Wakakakak

Seorang pria merasa pergelangan tangannya snut-snutan, lalu ia mengunjungi seorang dokter untuk pengobatan.
Pria : “Dok . . pergelangan tangan saya terasa nyeri . . .”
Dokter : “Apa yang telah Bapak lakukan ?”
Pria : “Saya habis bermain tenis. Mungkin karena terlalu memaksa . . . sekarang jadi terasa sakit di sini . .” sambil menunjukan pergelangannya
yang memar.

Dokter : “Kebetulan sekali. Saya punya alat cek up otomatis yang bisa mendeteksi segala jenis penyakit dengan tepat.”
Sambil memberikan sebuah botol, dokter itu kemudian berkata :
“Saya Minta urin (air kencing -Red) Bapak dituangkan di sini.”
Tanpa ragu-ragu pasien tsb membuang urinnya ke botol tsb. Lalu dokter meletakan botol yang telah berisi urin ke sebuah mesin. Mesin berbunyi sebentar, lalu mengeluarkan secarik kertas.
Dokter : “Ini laporannya . . . menurut mesin ini, otot pergelangan tangan anda memang terkilir.”

Pria itu sangat kagum dengan mesin si dokter. Pikirnya hanya dengan urin, maka bisa diketahui penyakit yang tepat. Setelah mendapatkan pengobatan, pria tersebut keluar ruang praktek. Di luar ia bertemu suster yang kemudian
memberikannya sebuah botol yang sama.
Suster : “Bapak kalau ada masalah lagi tidak perlu repot-repot ke sini. Cukup isi botol ini dengan urin Bapak, terus kirim botolnya ke sini untuk diperiksa. ”
Pria itu mengangguk setuju. Beberapa hari kemudian, pria itu berpikir untuk ngerjain si dokter. Dengan mesin canggihnya. Ia meminta anak perempuannya kencing di botol tersebut. Kemudian ia mencampurnya
dengan oli mobil, lalu melakukan [maaf] onani dan mencampur ‘hasilnya’ ke dalam botol. Botol itu kemudian kalau isi dikocok sehingga tercampur merata. Pikirnya, dokter tidak akan tahu urin ini sudah dicampur dengan
berbagai zat. Keesokan harinya ia datang sendiri ke dokter dan menyerahkan botol untuk diperiksa. Setelah menunggu lebih dari 3 jam, akhirnya dokter tersebut ke luar dengan membawa secarik kertas
laporan.

Dokter : “Saya punya berita buruk tentang kesehatan anda !”
Pria sambil tersenyum culas : “Wah . . . ada apa Dok ?
Katakan saja biar saya bisa tahu sekarang.”
Dokter : “Baiklah kalau anda memang bersikeras untuk mengetahuinya.

PERTAMA, anak perempuan anda sedang hamil. KEDUA, mobil anda perlu diganti olinya. Dan yang KETIGA, otot pergelangan tangan anda tidak akan
sembuh kalau anda masih sering onani!”

Seorang wanita yang cantik dan seksi pergi ke Dokter untuk mengkonsultasikan penyakitnya.

Pasien : “Dok, payudaraku kok terasa keras sekali dan sakit ya?”

Kemudian si Dokter mulai memeriksa dengan memegang payudara wanita tersebut untuk beberapa saat, dan si pasien kembali bertanya

Pasien : “Jadi bagaimana dok ?”

Dokter : “Ini sepertinya penyakit menular.  Sekarang penis saya yg keras dan sakit”