Cerita Humor Lucu

Kumpulan cerita humor dan cerita lucu

Browsing Posts tagged hamil

Seorang pria merasa pergelangan tangannya snut-snutan, lalu ia mengunjungi seorang dokter untuk pengobatan.
Pria : “Dok . . pergelangan tangan saya terasa nyeri . . .”
Dokter : “Apa yang telah Bapak lakukan ?”
Pria : “Saya habis bermain tenis. Mungkin karena terlalu memaksa . . . sekarang jadi terasa sakit di sini . .” sambil menunjukan pergelangannya
yang memar.

Dokter : “Kebetulan sekali. Saya punya alat cek up otomatis yang bisa mendeteksi segala jenis penyakit dengan tepat.”
Sambil memberikan sebuah botol, dokter itu kemudian berkata :
“Saya Minta urin (air kencing -Red) Bapak dituangkan di sini.”
Tanpa ragu-ragu pasien tsb membuang urinnya ke botol tsb. Lalu dokter meletakan botol yang telah berisi urin ke sebuah mesin. Mesin berbunyi sebentar, lalu mengeluarkan secarik kertas.
Dokter : “Ini laporannya . . . menurut mesin ini, otot pergelangan tangan anda memang terkilir.”

Pria itu sangat kagum dengan mesin si dokter. Pikirnya hanya dengan urin, maka bisa diketahui penyakit yang tepat. Setelah mendapatkan pengobatan, pria tersebut keluar ruang praktek. Di luar ia bertemu suster yang kemudian
memberikannya sebuah botol yang sama.
Suster : “Bapak kalau ada masalah lagi tidak perlu repot-repot ke sini. Cukup isi botol ini dengan urin Bapak, terus kirim botolnya ke sini untuk diperiksa. ”
Pria itu mengangguk setuju. Beberapa hari kemudian, pria itu berpikir untuk ngerjain si dokter. Dengan mesin canggihnya. Ia meminta anak perempuannya kencing di botol tersebut. Kemudian ia mencampurnya
dengan oli mobil, lalu melakukan [maaf] onani dan mencampur ‘hasilnya’ ke dalam botol. Botol itu kemudian kalau isi dikocok sehingga tercampur merata. Pikirnya, dokter tidak akan tahu urin ini sudah dicampur dengan
berbagai zat. Keesokan harinya ia datang sendiri ke dokter dan menyerahkan botol untuk diperiksa. Setelah menunggu lebih dari 3 jam, akhirnya dokter tersebut ke luar dengan membawa secarik kertas
laporan.

Dokter : “Saya punya berita buruk tentang kesehatan anda !”
Pria sambil tersenyum culas : “Wah . . . ada apa Dok ?
Katakan saja biar saya bisa tahu sekarang.”
Dokter : “Baiklah kalau anda memang bersikeras untuk mengetahuinya.

PERTAMA, anak perempuan anda sedang hamil. KEDUA, mobil anda perlu diganti olinya. Dan yang KETIGA, otot pergelangan tangan anda tidak akan
sembuh kalau anda masih sering onani!”

(M) : Merokok bisa menyebabkan impotensi
(D) : Dirokok menyebabkan ereksi
(M) : Merokok bisa menyebabkan sakit jantung
(D) : Dirokok bikin kejang-kejang dan lemas
(M) : Merokok menyebabkan batuk uhuk-uhuk
(D) : Dirokok menyebabkan batuk ugh-ugh
(M) : Merokok berbahaya bagi wanita hamil
(D) : Pria paling sering dirokok wanita hamil
(M) : Merokok bisa merusak janin
(D) : Sesudah dirokok, pria bisa memberi janin

(M) : Kalau mau gratis perlu minta
(D) : Perlu merayu untuk dapat gratis
(M) : Kalau beli per batangnya cukup murah
(D) : Semurah-murahnya lebih mahal daripada rokok
(M) : Merokok = membayar pajak
(D) : Dirokok = membayar service
(M) : Bisa beli di pinggir jalan
(D) : Hanya pinggir jalan tertentu ada ginian
(M) : Bisa beli di supermarket
(D) : Kadang-kadang bisa dapat di Mall

Merokok (M) : Menghasilkan asap
Dirokok (D) : Menghasilkan cairan
(M) : Aktifitas ini lebih baik diudara terbuka
(D) : Hanya orang nekat melakukannya di udara terbuka
(M) : Asapnya mengganggu lingkungan
(D) : Bisa diarak keliling lingkungan
(M) : Di udara dingin merokok sambil berjaket
(D) : Meski dingin sekali, celana dibuka lebar
(M) : Hangat di mulut
(D) : Hangat di bawah
(M) : Perlu korek api
(D) : Korek api sangat berbahaya untuk hal ini
(M) : Perlu asbak
(D) : Perlu tissue, saputangan atau handuk
(M) : Menggunakan mulut sendiri
(D) : Mulut org lain, bisa 1 atau lebih
(M) : Tangan sendiri aktif
(D) : Tangan orang lain otomatis aktif
(M) : Mulut sendiri aktif
(D) : Mulut orang lain bisa pegel-pegel
(M) : Saat merokok kadang suka meludah
(D) : Suka diludahin
(M) : Sesudah merokok meludah juga
(D) : Kadang-kadang bisa muntah
(M) : Saat merokok bertopang kaki dgn santai
(D) : Kaki terbuka dan tubuh sesantai mungkin
(M) : Ada yg suka menggigit (Filter) rokoknya
(D) : Ada bahaya tergigit memang
(M) : Sesudah selesai kadang perlu cuci mulut
(D) : Kalau tdk hati-hati perlu cuci celana dalam

Pada suatu hari Halim disuruh emaknya mengambil mangga di kebun. Sedang asik-asiknya Halim mengambil mangga, tiba-tiba di bawah dia melihat sepasang remaja sedang making love. Berdirilah bulu roma Halim. Entah kenapa dia tetap bertahan di atas pohon sambil menahan lututnya yang mulai gemetar. Selang 10 menit didengarnya suara isak tangis remaja perempuan itu, sambil tersendat-sendat dia bicara.

“Mas bagaimana kalau saya hamil nanti? Mas harus mau bertanggungjawab
“Sudahlah dik, kita serahkan semua ini pada yang di Atas” jawab si lelaki.
Halim terperanjat lalu dia berteriak, “Enak aja menyerahkan semuanya padaku… aku kan cuma ambil mangga!”

Pada suatu hari seorang Ibu mendatangi seorang Psikiater untuk yang kedua kalinya…

“Wah… ternyata anjuran Bapak cara untuk mencegah suami saya yang selalu keluar rumah telah membuahkan hasil !” kata sang Ibu.

“Apa hasilnya?” jawab sang Psikiater dengan bangga.

“Ternyata pembantu saya telah hamil 3 bulan, Pak!” jawab sang Ibu sedih.

Alkisah dua muda-mudi lagi dimabuk asmara, tergoda untuk melakukan Making Love, inilah gaya mereka dengan pantun-pantunan dulu sebelumnya.

Cowok : “Sayur sop sayur kacang, Making Love yok, yang???”
Cewek : “Buah duren di kebun kacang, bawa durex nggak, yang?”
Cowok : “Buah delima buah duren, dualima lebih keren.”
Cewek : “Bawa kaca takut pecah, pake sutra pasti lebih aaaaahh…”
Cowok : “Buah durian buah lengkeng, nggak usah pake sekalian deh neng…”
Cewek : “Mau ngemil buah kedondong, kalo hamil gimana dong?”
Cowok : “Jangan ngemil buah kedondong, kalo hamil ya… kutinggal pergi dong!”
Cewek : “Eh, gundulmu!!… tanggung jawab dong!!!”

Satu pasangan muda sangat bersuka cita demi mengetahui sang isteri hamil muda. Namun sebelum mendapat kepastian dari dokter, mereka sepakat untuk
merahasiakan kehamilan tsb.

Isteri: “Pa, nggak usah diomongin dulu ya…takut gagal, ‘kan nggak enak kalau sudah diomong?in”
Suami: “Oke deh ma, janji nggak bakalan diomongin sebelum ada konfirmasi dokter”

Lagi asik mereka ngobrol tiba-tiba
datang karyawan PLN
ke rumah mereka untuk menyerahkan
tagihan dan denda
atas tunggakan rekening listrik mereka
bulan yang lalu.

Petugas PLN : “Nyonya terlambat 1 bulan.”
Isteri : “Bapak tahu dari mana…???? Papa… Tolong nih bicara sama orang PLN ini…!”
Suami : “Eh, sembarangan… bagaimana anda bisa tahu masalah ini?”
Petugas PLN : “Semua tercatat di kantor kami,Pak.”
Suami (tambah sengit): “Oke, besok saja saya ke kantor Bapak untuk menyelesaikan masalah ini!”

== Esoknya Di Kantor PLN… ==

Suami : “Bagaimana PLN tahu rahasia keluarga saya?”
Karyawan PLN : “Ya tahu dong, lha wong ada catatannya pada kami!”
Suami : “Jadi saya mesti bagaimana agar berita ini dirahasiakan, Pak?”
Karyawan PLN : “Ya mesti bayar dong Pak!”
Suami (sialan gue diperes nih!) : “Kalau saya tidak mau bayar,bagaimana?”
Karyawan PLN : “Ya punya Bapak terpaksa kami putus…”
Suami : “Mati akuu…? Lha, kalo diputus…nanti isteri saya bagaimana…?”
Karyawan PLN : “Kan masih bisa pakai lilin!!!!”
Suami : “Waduh….