Cerita Humor Lucu

Kumpulan cerita humor dan cerita lucu

Browsing Posts tagged PSK

Ada dua orang sahabat, Halim dan Jono, bekerja pada sebuah perusahaan besar. Suatu saat mereka berdua ada tugas training ke Jakarta selama 1 bulan penuh. Karena jauh dari istri, pada hari ke-20 mereka tidak tahan untuk melampiaskan nafsu mereka.

Akhirnya Halim mengajak Jono ketempat lokalisasi. Setibanya disana, cewek yang ada cuma ada satu, yang lain sedang di booking. Lalu mereka kompromi, Jono mempersilahkan Halim untuk masuk kamar duluan bersama cewek psk tersebut.

Selang 20 menit Si Halim keluar kamar…
Jono: “Gimana Lim?”
Halim: “Biasa aja tuh, masih enakan istriku dirumah”
Setelah itu Jono masuk ke kamar dan 25 menit kemudian dia keluar sambil berkata:
Jono: “Betul katamu Lim, masih enakan istri kamu…”

Seorang WTS , yang mangkal di pinggir jalan ke jaring operasi polisi . Dia di geledah dan polisi menemukan sebilah pisau lipat .

Polisi Ganteng:  Wah , kamu buat apa bawa alat membunuh ini ?” tanya polisi itu.
Wts:  Buat bela diri pak , takut yang make gak bayar ” jawab pelacur itu sekenanya.
Polisi Ganteng:  Bohong kamu mau membunuh seseorang yah ” kata polisi itu.

Pelacur itu menatap polisi itu , lalu berkata
Wts: “Bapak mau memperkosa saya yah” .
Polisi Ganteng:  Kurang ajar , menuduh sembarangan ” bentak polisi itu.
Wts: Lalu kenapa bapak bawa alat buat memperkosa ” kata pelacur itu sambil menunjuk selangkangan polisi itu.

Dikarenakan adanya larangan dari pemerintah, maka para hidung belang tidak berani lg ke rumah-rumah bordil, akibatnya para PSK sudah mulai kehilangan pelanggan.

Para PSK pun mulai berpikir keras bagaimana caranya agar tetap mendapatkan pelanggan demi kelangsungan hidup.
Seorang PSK bernama Tasya menemukan sebuah ide cemerlang agar dia tetap laku, caranya tidak lain adalah dengan “banting harga”. Tarif yang ditawarkan tidak muluk-muluk yaitu Rp. 500 (gopek) sekali masuk, dan gopek sekali keluar dengan catatan “harus dibayar dengan uang pas”.

Alhasil wati yang terkenal bahenol mulai kedatangan pelangan dari segala kalangan, namun umumnya yg datanga dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Seorang mahasiswa bernama Toyib ikut mengantri untuk melepaskan hasrat seksualnya, setelah menunggu beberapa lama dengan antrian yang panjang akhirnya giliran Toyib tiba juga. Setelah memasuki kamar cinta Toyib pun memulai serangannya.
Seorang bapak yg gilirannya di belakang Toyib mulai tidak sabar, “Kok lama amat nih bocah?!” serunya sambil menimang bungkusan berisi uang Gopek-an. Setelah beberapa waktu batas kesabaran si bapak pun habis, dia mengetuk pintu kamar dan berteriak

“Hei bocah!!! lama amat loe! gue juga dah pengen nih!!!”
Toyib pun menjawab…
“anu pak, uang saya cuma gopek…”